RSS
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Bapak sama Ibu Lagi apa?


Nggak kerasa ya udah hampir setahun setengah, kepergian ibunda tercinta. Oh terkadang aku menyalahkan diri aku sendiri, karena nggak bisa ngejagain ibu. Atau kanker itu terlalu kuat?. Ah ya sudah, tak akan gunanya menyesali semua itu, yang ada justru hanya kita yang tak bisa menerima takdir.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Semua Pasti Ada Rezekinya


Wah Alhamdulillah, niat lagi nih buat posting blog!. Sebenarnya sih Selalu niat, tapi berhubung ini modem baru bisa di ajak damai, maka baru bisa posting lagi!

Kelas Baru, suasana baru! Yaiks  IPA 3 (horeeee), rame banget!. Tapi pisah sama tukang blogging (FARRAS AULIA), sma Caca, Lia dan si Kyumong (rahida). Tapi nggak papalah! Di IPA 3 banyak banget temen yang ramenya.

Eittsss, kok jadi curhatin kelas sih?. Ya udah lah nggak usah di bahas, nanti aja! Yang mau tau mah sms aja. Yang nggak tau nomer saya, follow twit aja (promosi woy).

Jadi begini saudara semua ceritanya, Hari ke 1 2 3 ( muka mikir tea) ehhhh 10 di kelas IPA 3, pelajaran pertama pelajaran TIK. Masih seperti kelas X yakni oleh Pak Benny. Karena baru pertama masuk tentunya lebih banyak sharing hal lain ketimbang tentang pelajaran (yang curhat? CurCol aja seh). Nah ngaler ngidul nih topiknya, dari Jaringan Komputer ke Hal lain, ah pokoknya mah gitu weh.

Nah nggak tau pas apa, dan karena apa? Pak Benny tuh ngomong gini “ Semua yang Hidup Di Dunia ini itu pasti udah di atur rezekinya, harus banyak bersyukur kita”. “Kalian hidup disini juga adalah rezeki, masih banyak kan bayi yang baru lahir, lalu meninggal? Apa namanya kalau mereka nggak di kasih rezeki hidup?” Hmm iya juga ya? Kenapa kita harus erus mengeluh, tenang aja, kita hidup disini tuh pasti udah di atur segalanya, dan jangan pernah takut sendiri, karena Allah pasti ada di sisi Kita. Yang jelas mah perbanyak Dzikir, shadaqah, sama Ikhtiar.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Harris Shafix "KEIMANAN"


Ketika perpisahan kelas 3 tahun ini. Tim Nasyid SMAN 6 BANDUNG membawakan beberapa lagu. Seperti biasa yang biasa dibawakan adalah lagu Edcoustic. Tapi ada satu lagu yang kurang familiar di telinga saya. Saya mencerna lirik lagunya. Tapi saya Lupa!. Nah kebetulan ketika lagi beli Jilbab, d puterin deh lagu ini. Saya inget inget. Tapi ya namanya manusia eh lupa lagi. Tau tau, lagi naik motor inget deh liriknya! Dan ketemu deh lagunya. Wah Subhanallah!!
Semoga kita bisa jadi Pencerminan dari Lagunya
HARRIS SHAFIX ~ KEIMANAN
Andai matahari di tangan kananku
takkan mampu mengubah yakinku
terpatri dan takkan terbeli dalam lubuk hati
Bilakah rembulan di tangan kiriku
takkan sanggup mengganti imanku
jiwa dan raga ini apapun adanya
Andaikan seribu siksaan
terus melambai-lambaikan derita yang mendalam
seujung rambut pun, aku takkan bimbang
jalan ini yang kutempuh
Bilakah ajal kan menjelang
jemput rindu-rindu syahid yang penuh kenikmatan
cintaku hanyalah untuk-Mu
tetapkan muslimku selalu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kepercayaan dan Positive Thingking


Banyak yang bilang, penting banget menjaga sebuah kepercayaan!
Sepenting apa sih?
Terus terus, kenapa kalau sekali bohong, langsung nggak dipercaya lagi?
Padahal kan cuman sekali!

Nah untuk itu, saya ingin membahas masalah ini! Memang sih mungkin kalau di kehidupan nyata hal seperti ini sering terjadi, dan kita semua udah pada tau alasan pertanyaan dan pernyataan diatas. Tapi sekedar sharing dan #CURCOL, saya punya kisah dimana, kepercayaan itu mengandung arti, dan sikap Husnudzon disini sangat perlu diterapkan!

Jadi begini....
(duduk yang manis, baca yang teliti)

Ketika saya duduk di bangku (yah masa di meja kan? #apasih) kelas X SMA, saya mempunyai teman yang bernama Jeje (bukan nama sebenarnya). Nah dia ini terbilang pinter di kelas, baik dan nggak pelit kalau ngasih contekan (ups), buktinya dia masuk 3 besar. Dia juga keseharianya normal seperti yang lainnya, dia bergaul, dan yang pasti, namanya anak SMA ya? pasti punya temen deket. Nah ceritanya dia ini deket banget sama yang namanya Lili dan Vivi (bukan nama sebenarnya juga!, jangan2 ceritanya bukan cerita sebenarnya juga?) , nah mereka ini nge gang lah istilah anak masa kini (lain masa aki aki jeung nini2 nya?). Maklum karena mereka notabene dari kalangan berduit, mereka ini agak kurang disukai oleh teman2 sekitar sepuluh tiga (yehh masalah gitu, kalau mereka berduit?. #bukan maslahnya mereka selalu ingin serba ini LOH itu LOH ).

Nah ceritanya si Vivi ini kan hapenya BB (inget! Bukan bau badan), jadi ya gitu deh (dulu kan pertama masuk sekolah jarang yang punya BB, tapi kalau ketiak BB BUANYAKKK). Terus beberapa bulan kemudian Lili juga hapenya jadi BB. Ketika itu tiba saja (lagi pada ngerumpi) Jeje bilang “dulu juga hape saya BB, tapi di Razia sama guru, jadi nggak dikasih lagi”.

Nah dilain sisi, si Jeje cerita sama CACA ( temen gue, dan nama sebenarnya). Kalau dulu hape BB nya hilang (nah lho? Beda kan). Saya sih jujur saja nggak terlalu pusing dengan masalah ini, tapi temen-temen saya menanggapinya dengan heboh. Katanya sih Jeje sombong, dan nggak mau kalah. Katanya jeje begini, katanya jeje begitu (yah sudah nggak usah diungkit #A...I...B) .

Beberapa minggu kemudian,
Lili, Vivi dan Caca mau ke ruang BK dan konsult (curhat sih sebenernye) sama ibu PPL (yang lagi magang) BK. Saya sih nggak tau mereka curhat apa! Karena saya nggak ikut!. Tapi berhubung caca ngasih tau, yah saya juga tau!
Ini dia cuplikannya
Aku        : kenapa sih meni nggak suka gitu sama si jeje? Pdahal mah kalau dia sombong ya biarin aja, toh nggak merugikan juga, kalau nggak suka, coba di ingetin aja?
Caca       : bukan maslah sombongnya Fit, tapi dia suka bohong!, emang sih sombongnya bener, dan kita udah ingetin, tapi maslahnya itu, dia sampai suka bohong!
Aku        : Bohong gimana Ca?
Caca       : Yah, pas kemarin kita (Lili, Vivi, Caca) ke BK , si ibu teh bilang ke kita, katanya Jeje bilang ke Ibu, kalau Jeje pulang pergi dijemput (ini katanya karena Vivi kadang2 suka di jemput), tapi kan sebenernya dia teh nggak pernah di anter jemput
Aku        : terus itu aja?
Caca       : Banyak sih... waktu itu Jeje *SENSOR* (di ceritain lah)
Aku        : ohh, Astagfirullah,

Nah singkat cerita!
Dia kita kan lagi UKK, terus biasa ya? kita pura2 nyontek (nggak tau beneran heheh) ke dia. Dan ternyata dia ngasih jawaban yang berbeda ke tiap2 orang (emang sih bagus, tapi jangan sampai merugikan, kalau nggak mau ngasih tau, bilang aja jujur, kan kasian yang niatnya benaran nyontek #PLETAK). Sampai disitu, ternyata hasil dia bagus2 dan teman2 lain yang nyontek ke Dia jelek.
Pas bagi rapot! Aku Pikir dia Rank1 karena nilainya yang selalu tuntas (kalau gue sih, ALHAMDULILLAH tuntas juga). Eh ternyata, dia malah cuman masuk 10 besar. Nggak tau kenapa? Itu jadi hasil yang aneh buat kita! Apa karena Karma, karena dia ngebohongin kita!
Dan setelah itu, ketika saya mencoba nge MENTIONS dia di tweet, dia ngejawab dengan Singkat, dan terkesan tak ingin di ganggu.

Inti utamanya adalah gini..
Ketika dia bilang dia udah daftar ulang padahal daftar ulang tanggal 8. Kita semua pada nggak percaya! . Padahal bener lho!!

Jadi kan? Kita bisa tenang tanpa mikir daftar ulang tgl 8. Tapi karena ngga percaya sama dia! Kita jadi nggak bisa cepet daftar ulang!. Nah itu dia, disini sesekali kita harus meletakan POSITIVE THINKING (husnudzon), dengan standar KEWASPADAAN!
               
Itu dia kilasan kisah yang dapat diambil hikmahnya! Kalau nggak nyambung, dan kurang sreg, maklum, karena posting ini dibatasi nama baik  seseorang

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

DIALOG IMAM ABU HANIFAH DENGAN ATHEIS



Imam Abu Hanifah R.A Menangkis Serangan Para Atheis

I.Kapan Allah itu ada?
Atheis`                  :Pada tahun berapa Robbmu dilahirkan?
Abu Hanifah       :Allah berfirman: “Dia (Allah) tidak melahirkan dan tidak dilahirkan.”
Atheis                   :Pada tahun berapa Dia berada?
Abu Hanifah       :Dia berada sebelum adanya sesuatu.
Atheis                   :Kami mohon diberi contoh yang lebih jelas dari kenyataan!
Abu Hanifah       :Angka berapa sebelum angka empat?
Atheis                   :Angka Tiga
Abu Hanifah       :Angka berapa sebelum angka tiga?
Atheis                   :Angka dua
Abu Hanifah       :Angka berapa sebelum angka dua?
Atheis                   :Angka satu
Abu Hanifah       :Angka berapa sebelum angka satu?
Atheis                   :Tidak ada angka (nol).
Abu Hanifah       :Kalau sebelum angka satu tidak ada angka lain yang mendahuluinya, kenapa kalian heran kalau sebelum Allah Yang Maha Satu yang hakiki, tidak ada yang mendahului-Nya?

II. Maksud Allah Menghadap Wajahnya
Atheis                   : Kemana Robbmu menghadapkan wajahnya?
Abu Hanifah       : Kalau kalian membawa lampu di gelap malam,kemana lampu itu menghadapkan wajahnya?
Atheis                   : Ke seluruh penjuru.
Abu Hanifah       : Kalau demikian halnya dengan lampu yang cuma
buatan itu, bagaimana dengan Alloh Ta′ala, nur cahaya langit dan bumi?.

III. Zat Allah SWT
Atheis                   : Tunjukkan kepada kami tentang zat Robbmu, apakah ia benda padat seperti besi, atau cair seperti air, atau menguap seperti gas?
Abu Hanifah       : Pernahkah kalian mendampingi orang sakit yang akan meninggal?
Atheis                   : Ya, pernah.
Abu Hanifah       : Semula ia berbicara dengan kalian dan mengge rak-gerakkan anggota tubuhnya. Lalu tiba-tiba diam dan tidak bergerak. Nah apa yang menimbulkan perubahan itu?
Atheis                   : Karena rohnya telah meninggalkan tubuhnya.
Abu Hanifah       : Apakah waktu keluarnya roh itu kalian masih ada disana?
Atheis                   : Ya, kami masih ada
Abu Hanifah       :Ceritakanlah kepadaku, apakah rohnya itu benda padat, seperti besi, atau cair seperti air, atau menguap seperti gas?
Atheis                   : Entahlahlah kami tidak tahu.
Abu Hanifah       : Kalau kalian tidak bisa mengetahui bagaimana zat maupun bentuk roh yang hanya sebuah makhluk, bagaimana kalian bisa memaksaku untuk mengutarakan zat Alloh Ta′ala?!!

IV. Dimana Allah SWT

Atheis                   : Dimana kira-kira Robbmu itu berada?
Abu Hanifah       : Kalau kami membawa segelas susu segar ke sini, apakah kalian yakin kalau dalam t zat minyaknya (lemak)
Atheis                   : Tentu
Abu Hanifah       : Tolong perlihatkan padaku, dimana adanya Zat minyak itu
Atheis                   : Membaur dalam seluruh bagiannya
Abu Hanifah       : Kalau minyak yang makhluk itu tidak mempunyai tempat khusus dalam susu tersebut, apakah layak kalian meminta kepadaku untuk menetapkan tempat Alloh ta′ala?

V. Takdir Allah SWT

Atheis                   : Kalau segala sesuatu sudah ditakdirkan sebelum diciptakan, lalu apa kegiatan Robbmu kini?
Abu Hanifah       : Ada pekerjaan-Nya yang dijelaskan dan ada pula yang tidak dijelaskan
Atheis                   : Kalau orang masuk syurga ada awalnya, kenapa tidak ada akhirnya? Kenapa di syurga kekal selamanya?
Abu Hanifah       : Hitungan angka pun ada awalnya tapi tidak ada akhirnya
Atheis                   : Bagaimana kita bisa makan dan minum disyurga tanpa buang air besar dan kecil?
Abu Hanifah       : Kalian sudah mempraktekkannya ketika kalian berada di dalam perut ibu kalian. Hidup dan makan-minum selama sembilan bulan, akan tetapi tidak pernah buang air kecil dan besar disana. Baru kita lakukan hajat tersebut setelah keluar beberapa saat ke dunia.
Atheis                   : Bagaimana kebaikan syurga akan bertambah dan tidak akan habis-habisnya jika dengan dinafkahkan?
Abu Hanifah       : Allah juga menciptakan sesuatu di dunia, yang bila dinafkahkan malah bertambah banyak,seperti ilmu. Semakin diberikan ilmu kita semakin berkembang dan tidak berkurang.

VI. Bukti Adanya Allah

Atheis                   : Perlihatkan bukti keberadaan Robbmu kalau memang dia ada

Abu Hanifah ra berbisik kepada khadamnya agar mengambil tanah liat, lalu dilemparkannya tanah liat itu ke kepala pemimpin orang atheis itu . Para hadirin gelisah melihat peristiwa itu, khawatir terjadi keributan, tetapi Abu Hanifah menjelaskan bahwa hal ini dalam rangka untuk menjelaskan jawaban yang di minta kepadanya. Hal ini membuat orang atheis mengenyitkan dahi,

Abu Hanifah       : Apakah lemparan itu menimbulkan rasa sakit di kepala anda?
Atheis                   : Ya, tentu saja.
abu hanifah        : Dimana letak sakitnya?
Atheis                   : Ya, ada pada luka ini.
Abu Hanifah       : Tunjukkanlah padaku bahwa sakitnya itu memang ada, baru akan menunjukkan kepadamu dimana Robbku!

Orang atheis itu tidak menjawab tentu saja tidak bisa menunjukkan rasa sakitnya, karena itu adalah suatu rasa dan ghaib tapi rasa sakit itu memang ada.

Atheis                   : Baik dan buruk sudah ditakdirkan sejak azal, tetapi kenapa ada pahala dan siksa?
Abu hanifah           : Kalau anda sudah mengerti bahwa baik dan buruk itu bagian takdir, mengapa anda kini menuntut aku agar di hukum karena melempar tanah liat ke dahi anda? bukankah perbuatan itu bagian dari takdir?

Akhirnya perdebatan itu berakhir dengan masuk Islamnya para atheis tersebut di tangan Al Imam abu hanifah radhiallahu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bangkit Mujahid Muda (darurat)


Malam Kawan
Keadaan darurat nih..
Langsung saja ya?

Tadi saya niat googling, kemudian saya menemukan website aneh. Website ini berisikan sesuatu penghujatan terhadap Umat Islam. Terhadap ajaran islam. Saya sendiri kaget ketika melihat halaman utama situs yang seperti ini:

“MURTADIN KAFIRUN exMUSLIM INDONESIA BERJAYA 11 SEPTEMBER Hari Murtad Dari Islam Sedunia {World Day Apostatized from islam}”

Apakah benar? Saya juga baru mengetahui ada hari peringatan untuk hari Murtad sedunia, Inalillah. Dengan rasa kecewa yang amat besar, saya baca kembali websitenya, karena takut takut saya salah baca! Eh ternyata... semua yang ada di forum itu hampir menjelek jelekan Islam. Walau ada banyak muslim yang membalas dengan argumentasi, sehingga mereka tak mampu berbicara lagi.
Selain itu, ada lagi tulisan yang menyatakan sperti ini ;

“Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya”
Menyongsong Punahnya Islam

“Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan”

Allahu akbar, saya sendiri nggak kuat menahan rasa tangis sekarang! Sesuatu yang kita Cintai di jelek jelek kan atas nama ketidaksukaan!. Atau atas nama rasa Malu? Yang jelas, itu harus mempunyai pembelaan dari Kita. Kuatkan Iman! Dekatkan diri dengan ALLAH SWT. Kemudian yang lebih mengenaskan di website/forum itu adalah banyaknya thread2 yang mengandung unsur2 yang tidak beretika.

Salah satunya saya kutip disini, seseorang memp post sebuah threas yang begini kira2 isinya;

A        : 32.23/2355. Telah menceritakan kepada kami 'Ali bin Al Hasan bin Syaqiq telah mengabarkan kepada kami 'Abdullah telah mengabarkan kepada kami Ibnu 'Aun berkata; Aku menulis surat kepada Nafi' lalu dia membalasnya dan berkata: Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah menyerang suku Bani Al Mushthaliq saat mereka sedang lalai sedangkan ternak-ternak mereka sedang minum air lalu Beliau membunuh prajurit suku tersebut dan menawan anak keturunan mereka dan pada saat itu Beliau mendapatkan Juwairiyah (sebagai tawanan) . 'Abdullah bin 'Umar radliallahu 'anhuma menceritakan kepadaku tentang riwayat ini dan saat itu dia termasuk salah seorang dari pasukan tersebut.

Kemudian dia sendiri  yang membalas
A        :memangnya kenapa??? semakin banyak yang tahu kelicikan muhamad,semakin bagus lah

ada lagi yang membalas

B: gak ngaruh euy.... apabila Islam berada pada posisi dicerca, dihina, dan dimarginalkan maka yang terjadi justru sebaliknya. Semakin Islam disudutkan maka semakin terlihat kebenaran ajaran dan kesesuaiannya dengan fithrah manusia.

Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al Qur’an) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai. (QS. At Taubah, 9: 32-33)
Nah yang terakhir itu mereka tak bisa membalas lagi!
Subhanallah! Semoga ALLAH telah mengunci mulut mereka, karena setiap thread yang telah di balas langsung oleh kaum Muslim, mereka tak bisa membalsnya lagi.


#note = semoga posting darurat ini bermanfaat, betapa masih butuhnya perjuangan para MUJAHID MUDA untuk Menegakan Islam 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS